Ia menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai langkah strategis Kodam IM, termasuk dalam memberikan pendampingan hukum dan penyuluhan hukum kepada masyarakat dan prajurit, agar pemahaman hukum semakin meningkat di semua lini.
Kajati Aceh juga berharap agar hubungan harmonis antara institusi TNI dan Kejaksaan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif, saling mendukung, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan dari Kejati Aceh. Beliau juga mengungkapkan harapannya agar komunikasi yang sudah terjalin baik selama ini dapat terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, Pangdam IM menegaskan bahwa Kodam Iskandar Muda siap mendukung langkah-langkah hukum Kejati Aceh dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ia juga berharap sinergi ini akan terus terjaga untuk mewujudkan Aceh yang aman, tertib, dan bermartabat.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir dari jajaran Kodam IM antara lain Asisten Intelijen Kasdam IM, Asisten Operasi Kasdam IM, Kepala Hukum Kodam (Kakumdam), Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) IM, Pamen Ahli Bidang Hukum Humaniter, dan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IM.
Sementara itu, dari jajaran Kejaksaan Tinggi Aceh hadir Asisten Intelijen Kajati Aceh, Asisten Tindak Pidana Khusus, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara, serta Asisten Pidana Militer.
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergitas dan komitmen bersama antara Kodam Iskandar Muda dan Kejaksaan Tinggi Aceh dalam menjaga stabilitas hukum dan keamanan di Bumi Serambi Mekkah. []







