Produk yang dikeringkan dalam SDD tetap terjaga warna, rasa dan kandungan gizinya serta terhindar dari risiko kerusakan akibat cuaca yang tidak menentu atau serangan jamur.
Selain meningkatkan kualitas dan higienitas, SDD juga berkontribusi dalam efisiensi tenaga dan waktu kerja petani.
Hasil panen yang lebih bersih dan seragam kualitasnya memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasar sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani.
Di sisi lain, teknologi ini juga ramah lingkungan karena memanfaatkan sumber daya terbarukan berupa energi matahari.
Kodam Iskandar Muda terus mendorong percepatan pembangunan Solar Dryer Dome (SDD) di berbagai satuan kewilayahan. Hingga akhir Mei 2025.
Pembangunan SDD ini telah berjalan di sejumlah Kodim dan Koramil dengan capaian yang bervariasi.
Beberapa lokasi menunjukkan progres signifikan seperti di Kodim 0101/KBA, Kodim 0104/Aceh Timur, Kodim 0106/Aceh Tengah, Kodim 0108 Aceh Tenggara, Kodim 0111/Bireuen, Kodim 0116/Nagan Raya, dan Kodim 0114/Aceh Jaya.
Dimana rata-rata progres keseluruhan pembangunan SDD di wilayah Kodam Iskandar Muda saat ini mencapai 65,2%, dengan pembangunan tersebar di 62 lokasi.
Pembangunan ini menjadi bentuk nyata komitmen Kodam IM dalam mendukung produktivitas sektor pertanian berbasis teknologi ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Menanggapi upaya ini, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), menyampaikan bahwa pembangunan SDD merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat khususnya para petani dalam mendukung pengelolaan hasil panen agar lebih bernilai ekonomis tinggi.







