Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Lestarikan Situs Sejarah, Prajurit Kodam IM Bersihkan Makam Kesultanan di Aceh

53
×

Lestarikan Situs Sejarah, Prajurit Kodam IM Bersihkan Makam Kesultanan di Aceh

Sebarkan artikel ini
IMG 20250716 210443

Babinsa Kemukiman Lampanah, Serda Herwanto, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, menjelaskan bahwa kompleks makam tersebut sebelumnya tertutup oleh semak belukar dan jalur menuju lokasi makam cukup sulit diakses.

Oleh karena itu, kegiatan Meuseuraya ini tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, namun juga membuka akses jalan agar memudahkan masyarakat, peziarah, maupun para peneliti sejarah mengunjungi situs penting ini.

“Kita bersama-sama membersihkan semak-semak yang sudah sangat padat di sekitar makam, sekaligus membuka kembali akses menuju dua titik utama situs bersejarah ini.

Ke depan, kita harapkan kawasan ini bisa menjadi tempat ziarah, edukasi, dan pelestarian budaya Islam di Aceh,” ujar Serda Herwanto.

Danramil 01/Seulimeum, Mayor Inf Juliwandri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelestarian situs sejarah merupakan bagian dari tanggung jawab moral bersama, khususnya generasi sekarang terhadap para pendahulu yang telah berjuang menyebarkan Islam dan membangun peradaban di Aceh.

“Situs sejarah ini adalah milik kita bersama. Di sini adalah para ulama, pendakwah, dan tokoh masyarakat pada zamannya.

Sudah menjadi kewajiban kita untuk merawatnya agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada anak cucu kita,” ungkap Mayor Juliwandri.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan Inspektur Daerah Militer Iskandar Muda (Irdam IM) Brigjen TNI Yudi Yulistyanto bersama Tim Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) dua pekan sebelumnya.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Ekspedisi Kawasan Maritim Lamuri–Pedir yang bertujuan menelusuri kembali jejak-jejak awal peradaban Islam dan maritim di wilayah Aceh Besar dan Pidie.

Girl in a jacket