Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Bangun SDM Unggul, Tarik Investasi Berkelanjutan: Suara Kritis Menggema dalam FGD di Banda Aceh

53
×

Bangun SDM Unggul, Tarik Investasi Berkelanjutan: Suara Kritis Menggema dalam FGD di Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
IMG 20250725 181100

“Banyak individu yang belum memiliki kapasitas memadai tapi sudah memimpin institusi. Negara pun tampak belum siap melahirkan SDM dengan kompetensi industri,” katanya.

M. Nur juga mendorong generasi muda untuk kritis dan berani menyuarakan protes terhadap kebijakan yang tak berpihak pada pertumbuhan dan masa depan Aceh.

Riswati: Tantangan Investasi Masih Diskriminatif Terhadap Perempuan

Sementara itu, Riswati, Direktur Flower Aceh, menyoroti persoalan ketimpangan gender dalam pembangunan SDM dan investasi.

“Tantangan investasi saat ini bukan hanya keahlian dan adaptasi ekonomi global, tapi juga soal ketidakadilan terhadap perempuan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, perempuan masih sering mengalami diskriminasi dalam dunia kerja, khususnya yang sudah menikah. Selain itu, sektor industri juga belum sepenuhnya mendukung perlindungan kesehatan perempuan dan anak.

Riswati menambahkan bahwa ketidakpahaman pelaku UMKM terhadap transformasi digital juga menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Masih banyak UMKM yang belum ‘melek’ digital, ini memperlambat laju investasi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Seruan Kritis untuk Pemerintah

FGD ini ditutup dengan seruan bersama bahwa pembangunan SDM tidak bisa ditunda dan tidak boleh dilakukan setengah hati. Kolaborasi lintas sektor, keterbukaan pemerintah terhadap kritik, serta keberpihakan pada keadilan gender adalah kunci menuju Aceh yang lebih maju, tangguh, dan kompetitif di level nasional maupun global. []

Girl in a jacket