Menanggapi permintaan Gubernur Aceh, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, pihaknya akan membahas hal tersebut di internal kementerian yang ia pimpin. ” InsyaAllah kita follow up.”
Menaker mengatakan, pihaknya akan mempelajari lebih dulu apakah kehadiran BLK khusus itu sudah sesuai dengan permintaan industri.
“Kita harap kehadiran pelatihan itu karena ada demand dulu, sudah jelas ini industrinya pergi kemana baru kemudian orangnya kita siapkan, jangan sampai pelatihan saja tapi tidak jelas penyerapannya,” kata Menaker.
Hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, dan Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat. []







