“Janganlah jadikan AI sebagai shortcut dalam melakukan penulisan karya anda. Tidak semua yang dibuat AI 100% betul, maka dari itu kita harus melakukan verifikasi ulang,” ujarnya.
Melalui kuliah tamu Internasional ini, UNDIRA menunjukkan komitmennya dalam mendorong kualitas publikasi ilmiah yang tidak hanya berbobot, namun juga terpercaya.
Dengan demikian, diharapkan para akademisi dapat memanfaatkan AI sebagai alat bantu yang efektif dalam penulisan akademik, sambil tetap mempertahankan integritas dan profesionalisme.[]







