Menurut Taqwaddin, rangkaian materi yang disiapkan sangat relevan tidak hanya bagi ICMI, tetapi juga bagi Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota.
“Hemat saya, semua materi tersebut penting. Semoga diskusi dalam Silakwil ini dapat melahirkan inspirasi bagi perumusan kebijakan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Aceh dan mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.
Ketua ICMI Aceh yang juga Hakim Tinggi Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi itu berharap kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi cendekiawan Aceh untuk memperkuat peran strategis mereka dalam pembangunan daerah. []






