Ia menegaskan bahwa Aceh tidak hanya menargetkan respons cepat ketika bencana terjadi, tetapi memperkuat sistem kesiapsiagaan sejak dini.
Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh terus memperkuat dan memperbarui cadangan logistik di seluruh kabupaten/kota, terutama pada daerah yang memiliki riwayat bencana berulang.
“Penyaluran ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi memastikan setiap gudang daerah selalu dalam kondisi siaga dan mudah digerakkan kapan saja.
Saat bencana datang, masyarakat tidak boleh menunggu. Bener Meriah termasuk wilayah yang kerap terdampak longsor pada cuaca ekstrem, karena itu Pemerintah memastikan bantuan sudah tersedia lebih dulu agar warga bisa segera tertangani dengan cepat, tepat, dan manusiawi,” tegas Chaidir.
Ia juga memastikan bahwa distribusi logistik merupakan bagian dari strategi penguatan sistem kebencanaan yang menuntut kecepatan, ketepatan alur, dan sinergi lintas lembaga.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi: makanan siap saji, tenda pengunsian, makanan anak dan susu, selimut dan perlengkapan keluarga, obat-obatan dasar dan kebutuhan tanggap darurat lainnya.
Selain dialokasikan untuk masyarakat yang membutuhkan, sebagian disimpan sebagai stok daerah untuk memastikan cadangan tetap tersedia jika situasi memburuk dalam beberapa hari atau pekan ke depan.
Bupati Bener Meriah, Ir. H. Tagore Abubakar, menyampaikan apresiasi terhadap perhatian cepat dan kehadiran langsung Wakil Gubernur Aceh dalam penyerahan bantuan.







