Pihak Semen Andalas memprediksi bahwa lonjakan harga di tingkat toko terjadi akibat kekosongan pasokan selama produksi terhenti.
Untuk itu, melalui agen resmi dan distributor, perusahaan telah melakukan intervensi agar tidak terjadi kenaikan harga, terlebih dalam situasi bencana yang sedang dihadapi masyarakat Aceh.
Gubernur Aceh berharap seluruh pihak terkait dapat mengawal stabilitas harga semen di pasaran demi melindungi kepentingan masyarakat.
Ia juga meminta PT Semen Indonesia agar lebih proaktif dalam menyikapi persoalan ini, mengingat semen merupakan kebutuhan vital, terutama dalam masa pemulihan pascabencana.
Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi distribusi dan harga semen agar tidak terjadi spekulasi yang merugikan rakyat. []







