Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

Fakta Baru Kasus Prostitusi Berkedok Penginapan di Gampong Peunayong: Dua Oknum Aparatur Diduga Kuat Terlibat

686
×

Fakta Baru Kasus Prostitusi Berkedok Penginapan di Gampong Peunayong: Dua Oknum Aparatur Diduga Kuat Terlibat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260123 081711

Jejak Rekam Oknum yang Diduga Terlibat

Oknum Kadus “Pen” alias Dni
Beliau merupakan mantan pekerja Hotel Sultan Peunayong dan kemudian dipercaya menjabat sebagai Kadus di Gampong Peunayong.

Pada kontestasi pemilihan Keuchik Gampong sebelumnya, beliau juga mencalonkan diri namun tidak terpilih. Kini diduga menjalin kerjasama dengan mami “Ln” untuk mengelola bisnis haram kedok kos-kosan dan menerima komisi bulanan dari usaha tersebut, Kadus memiliki peran sebagai tokoh intelektual yang memberikan nasehat, pendapat dan kontroling terhadap usaha haram mami “Ln”.

Oknum Keamanan Gampong “Is”
Bukan merupakan penduduk asli Gampong Peunayong, mantan pekerja rumah makan sarapan pagi di kawasan tersebut yang pernah diberhentikan karena suatu alasan.

Saat ini bekerja sebagai linmas dengan gaji yang dibayarkan setiap 3 bulan sekali. Diduga sebagai kaki tangan Kadus “Dni”, ditempatkan untuk memantau keamanan tempat usaha mami “Ln”, bahkan dipercaya menyimpan kunci tempat usaha. Beliau juga disebut sebagai penghubung mami “Ln” bila ada gejolak dari pemuda gampong, sehingga setiap upaya penindakan tidak pernah menemukan bukti.

Selain uang Rp 150 ribu per hari dari mami “Ln”, “Is” juga menerima uang jasa sebesar Rp 10 ribu per pekerja saat melayani tamu, serta bagian dari uang sewa kamar yang mencapai sekitar Rp 250 ribu per short time.

“Kita menyayangkan tindakan oknum aparatur gampong ini yang seharusnya menjaga kawasan dari hal-hal negatif, namun justru dengan kuasanya mengizinkan dan turut andil dalam pembukaan tempat prostitusi.

Girl in a jacket