Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami. Foto: Istimewa
Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf alias Mualem, segera mengambil langkah tegas terkait pengelolaan aset Masjid Raya Baiturrahman yang saat ini berada di bawah pengelolaan Yayasan Baiturrahman Peduli Umat.
Menurut Ketua SAPA, Fauzan Adami, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai izin resmi dari Pemerintah Aceh yang memberikan kewenangan kepada yayasan tersebut untuk mengelola aset-aset wakaf milik Masjid Raya.
Karena itu, aset-aset tersebut dinilai perlu segera diselamatkan sesuai dengan visi dan misi Mualem dalam mewujudkan Aceh yang Islami.
“Seluruh aset wakaf yang dikelola oleh yayasan yang didirikan oleh mantan Imam Besar Masjid Raya, Prof. Azman, perlu diaudit terlebih dahulu.
Setelah itu harus diserahkan kembali kepada pengelola resmi Masjid Raya Baiturrahman, atau dikelola oleh Baitul Mal Aceh agar lebih terbuka dan transparan,” kata Fauzan. Rabu (11/2/2026).
Menurut catatan SAPA, terdapat sejumlah kejanggalan terkait pendapatan dari aset yang dikelola yayasan. Salah satu contohnya adalah satu unit toko di kawasan Peuniti yang pada periode 2023–2024 dilaporkan hanya disewakan sebesar Rp12 juta per tahun.
“Padahal berdasarkan harga pasaran, nilai sewa di lokasi tersebut berkisar Rp20 juta bahkan lebih per tahun. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar.
Karena itu perlu ada kejelasan agar tidak terjadi potensi kebocoran pendapatan dari aset umat,” pinta Fauzan.






