“Kita adalah muara, pintu masuk warga Indonesia ke Aceh, warga Malaysia ke Aceh, kita punya bandara, tetapi kenapa mereka tidak singgah di Aceh Besar.
Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama berpikir, bermusyawarah, bahu-membahu bagaimana caranya Aceh Besar itu maju,” imbuhnya.
Sementara itu, sebelumnya Jemmy Novian Tirayudi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas semua dukungan dan sinergi yang terjalin selama dirinya bertugas di Aceh Besar.
“Ketika melaksanakan tugas tentu ada kekurangan-kekurangan, namanya juga kita manusia biasa. Namun Alhamdulillah selama satu tahun kurang lebih Pak Bupati Syech Muharram bersama jajarannya semua bisa berjalan dengan baik. Apa yang menjadi tugas dan fungsi kita terlaksana,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kejaksaan Negeri Aceh Besar selama ini terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi institusi yang melekat pada kejaksaan negeri Aceh Besar.
Sementara itu, Kajari Aceh Besar yang baru, Dr. Wisnu Murtopo Nur Muhammad, SH., MH., menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dengan baik antara Kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
“Ini adalah penugasan pertama kami sebagai Kajari, dipercayakan oleh Kejaksaan Republik Indonesia. Sebagaimana tugas dan fungsi kami sebagai Kajari Aceh Besar yang baru, kami berharap dapat berkolaborasi dan kami dapat diterima oleh masyarakat Aceh Besar. Tokoh adat, tokoh masyarakat, alim ulama, mohon dukungannya,” ungkapnya.







