Senada, Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Solusi Bangun Indonesia untuk perlindungan lingkungan dan upaya-upaya dekarbonisasi dalam transisi industri hijau menuru Net Zero Emission 2050.
Salah satu langkah strategis yang dirujuk yaitu pemanfaatan bahan bakar alternatif yang dikelola oleh divisi pengelolaan limbah ramah lingkungan milik Perusahaan yang bernama Nathabumi.
Proyek pengembangan fasilitas dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban tersebut, merupakan bagian dari realisasi kerja sama strategis antara PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan Taiheiyo Cement Corporation.
Kerja sama strategis yang diresmikan pada tahun 2021 silam, mencakup peningkatan ekspor, penelitian dan pengembangan (R&D) produk dan solusi berkelanjutan, dan pertukaran teknologi yang tidak hanya memberikan manfaat bisnis, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan lebih lanjut dalam sektor industri semen dan konstruksi.
Dengan nilai investasi sebesar Rp1,4 triliun, proyek ini mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik.
Salah satunya adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.
Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty.
Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.







