“PN Kuala Simpang merupakan salah satu pengadilan yang paling terdampak bencana banjir. Tidak hanya kerusakan fisik, tetapi juga dampak psikologis terhadap para hakim dan aparatur,” ujar Nursyam.
Menurutnya, meskipun kerusakan fisik sebagian besar telah tertangani, pemulihan mental dan semangat kerja aparatur membutuhkan perhatian khusus dari pimpinan yang baru.
Ia pun berpesan agar kantor PN Kuala Simpang dapat dikelola menjadi lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif.
“Jadikan kantor sebagai rumah kedua. Bangun semangat kebersamaan dan kenyamanan dalam bekerja,” pesannya.
Selain itu, Nursyam juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, seiring dengan tanggung jawab dan tunjangan jabatan yang lebih tinggi.
“Dengan tunjangan jabatan KPN yang lebih tinggi, saya harap pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan di Aceh Tamiang juga semakin baik,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Pengadilan Negeri Kuala Simpang untuk bangkit dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat. []







