Sambungnya, “Untuk mewujudkan itu semua, kita di Pemuda Muslimin tentunya perlu kerja keras dan pengabdian untuk dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas,”
Pada kesempatan itu Yulizar juga mengatakan, “sebagai langkah awal kepemimpinan dirinya, ia akan memfokuskan dalam menghidupkan cabang – cabang di seluruh Acèh.”
“Insya Allah. Tentu dengan itikad sebagai jalan dakwah ilmu, amal dan dakwah usaha Ekonomi sesuai dengan arah Serikat Islam di bawah komando Bapak Prof. Dr. Hamdan Zoelva,” tutur Yulizar.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Besar (PB) Pemuda Muslimin Ervan Taufiq berharap kedepan agar Pemuda Muslimin ini bukan hanya semata untuk membesarkan organisasi, tapi juga meneruskan perjuangan para syuhada dan para pahlawan untuk menegakkan Islam.
“Itulah tujuan kita dengan organisasi Pemuda Muslimin Indonesia ini,” katanya.
Ervan dalam sambutannya juga mengajak seluruh pemuda Aceh untuk bangkit, dengan membangun generasi muda yang cerdas, hafiz-hafizah sebagai upaya untuk mengisi perjuangan para pahlawan bangsa. jika dulu para pahlawan memerdekakan berjuang dengan cucuran darah maka sudah saatnya generasi Indonesia mengisi kemerdekaan tersebut.
jangan sampai darah para syuhada diisi oleh hal-hal yang tidak bermanfaat serta ajaran-ajaran yang menyimpang dari Al-Quran.
“Tidak penting media apa yang kita pakai dalam Muswil, tapi yang lebih penting adalah esensi dan tindak lanjutnya. Buatlah program kerja, gelorakan masjid-masjid dan wujudkan cita-cita dari tujuan dibentuknya Pemuda Muslimin Indonesia,” pungkasnya.






