Selain meninjau kondisi jembatan, Polda Aceh juga menyalurkan bantuan sosial berupa tas, alat tulis, dan perlengkapan sekolah kepada siswa sekolah dasar, bantuan bagi guru dan tenaga pendidik, serta paket sembako kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap warga, khususnya anak-anak yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan demi mendapatkan akses pendidikan.
Dalam keterangannya, Kombes Pol. Iskandar ZA mengatakan bahwa kunjungannya merupakan pelaksanaan perintah Kapolda Aceh sebagai tindak lanjut arahan Kapolri untuk memastikan secara langsung kondisi jembatan yang digunakan masyarakat.
“Atas perintah Bapak Kapolda Aceh sebagai tindak lanjut arahan Bapak Kapolri, kami hadir langsung melihat kondisi jembatan ini. Kami prihatin karena anak-anak sekolah setiap hari harus menggunakan fasilitas yang sangat berbahaya untuk menuju sekolah.
Hari ini kami juga melaksanakan bakti sosial dengan menyerahkan bantuan kepada para siswa, guru, dan masyarakat yang terdampak,” ujar Iskandar.
Ia menegaskan, Polda Aceh akan segera membangun jembatan gantung berbahan tali sling yang lebih kuat dan aman sebagai solusi sementara hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan oleh instansi terkait.
“Jembatan yang ada saat ini sudah tidak layak dan memiliki risiko tinggi. Karena itu, Polri akan membangun jembatan gantung yang lebih aman agar masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tegasnya.







