Adapun bantuan pangan yang disalurkan meliputi 100 dus air mineral, 25 dus biskuit, 20 dus kecap, 100 dus mi instan, 180 liter minyak goreng, 20 dus sambal dan 20 dus sarden.
Untuk kebutuhan sandang, Pemerintah Aceh menyalurkan 100 lembar jilbab dewasa, 100 kain sarung, 100 set mukena dewasa dan 100 lembar selimut.
Sedangkan bantuan Bahan Bangunan Rumah terdiri dari 150 kotak paku seng, 150 lembar seng, 150 kotak paku triplek dan 150 lembar triplek mica.
Pemerintah Aceh juga memberikan 20 paket peralatan dapur keluarga. Setiap paket terdiri dari dandang kukusan, kompor gas, regulator dan selang, piring, pisau, sendok dan garpu, sendok goreng, wajan, termos air panas, termos nasi, box container serta gelas minum.
Selain itu, disalurkan pula 20 paket Family Kit dan 20 paket Kids Ware untuk mendukung kebutuhan keluarga dan anak-anak yang terdampak kebakaran.
Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus memastikan masyarakat yang terdampak bencana mendapatkan perhatian dan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa penanganan dan pemulihan.
Pemerintah Aceh juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar penanganan masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik.
Bantuan tersebut diharapkan segera dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan setelah musibah kebakaran.
Pemerintah Aceh menyatakan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat yang terdampak bencana sebagai bagian dari upaya bersama membangun Aceh yang tangguh dan peduli terhadap masyarakat. []







