Sementara itu, petani Gampong Lamtimpeung, Mawardi, mengatakan beroperasinya bendungan tersebut memberikan harapan bagi petani untuk meningkatkan masa tanam. Selama ini, keterbatasan pasokan air membuat sebagian petani hanya dapat menanam dan memanen sekali dalam setahun.
“Kami berharap dengan adanya bendungan ini, petani bisa mendapatkan air yang cukup sehingga ke depan dapat panen dua kali dalam setahun. Selama ini kami biasanya hanya bisa panen sekali karena terkendala air,” katanya.
Mawardi menambahkan bahwa dengan mulai beroperasinya bendungan, ia menilai petani kini memiliki peluang untuk mengatur pola tanam sesuai dengan ketersediaan air dan kondisi lahan.
“Insyaallah, dengan bendungan ini kami lebih mudah mengatur air ke sawah. Selain padi, kami juga berharap bisa menanam palawija sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih maksimal,” pungkasnya.(**)







