“Jangan sampai mencari rezeki membuat seseorang kehilangan keluarga, nilai, identitas, ibadah, dan hubungan baik dengan kampung halaman,” ungkapnya.
Lima perkara itu, menurut Tgk Musliadi, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu berada jauh di luar diri. Bisa jadi, kebahagiaan yang dicari selama ini justru sedang menunggu di rumah, menyapa dari rumah sebelah, hadir melalui keluarga, atau tumbuh dari rezeki yang diperoleh dengan penuh keberkahan. []







