Scroll untuk baca artikel
Aceh

Pemerintah Aceh Rencanakan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

4
×

Pemerintah Aceh Rencanakan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
IMG 20261027 WA0011

Pendapatan Aceh Ditargetkan Rp10,01 Triliun

Rencana pendapatan Aceh 2027 terdiri atas Pendapatan Asli Aceh (PAA) sebesar Rp2,98 triliun, pendapatan transfer Rp7,03 triliun, serta lain-lain pendapatan Aceh yang sah sebesar Rp2,09 miliar.

Adapun rencana belanja sebesar Rp10,37 triliun dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan, meliputi belanja operasi Rp8,14 triliun, belanja modal Rp570,79 miliar, belanja tidak terduga Rp41,31 miliar, serta belanja transfer Rp1,62 triliun.

Dari sisi pembiayaan, Pemerintah Aceh merencanakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp360,35 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA). Sementara itu, pengeluaran pembiayaan direncanakan nihil.

Pemulihan Pascabencana Jadi Tema Pembangunan 2027

Dalam dokumen tersebut, Pemerintah Aceh menetapkan tema pembangunan tahun 2027, yakni “Percepatan Pemulihan Pascabencana Melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan.”

Tema ini menjadi arah kebijakan pembangunan yang mencakup penguatan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola birokrasi dan kemandirian fiskal daerah.

Penyusunan Rancangan APBA 2027 berpedoman pada kesepakatan Kebijakan Umum APBA (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), serta Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2027 sebagaimana ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Aceh Nomor 16 Tahun 2026.

Kebijakan belanja diarahkan untuk meningkatkan kualitas penggunaan anggaran agar lebih terarah, efektif, dan efisien dalam mendukung visi, misi, serta program prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) 2025–2029.

Girl in a jacket