Acehinspirasi.com -Banda Aceh – Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, minta wakil rakyat Kota Banda Aceh bersatu mengemban amanat rakyat meskipun berasal dari partai yang berbeda. Sebutan wakil rakyat jangan hanya selogan saja dan jangan bangun tembok birokrasi.
“Sebutan sebagai wakil rakyat jangan hanya selogan saja. Sebutan itu mesti dipegang teguh agar tidak mengalami degradasi makna setelah duduk di lembaga legislatif ini. Sampai kapan pun hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah-olah tidak tersentuh;” ujarnya dalam pidato tertulis dibacakan Walikota Banda Aceh , Aminullah Usman, saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan dan pemgambilan sumpah jabatan 30 anggota DPRK Banda Aceh, di Gedung DPRK Banda Aceh, Rabu (11/9/2019).
“Saya ucapkan selamat kepada bapak dan ibu yang telah dilantik,” kata Nova.
Nova, mengatakan sebagai anggota dewan memang berasal dari partai politik yang berbeda, namun dalam konteks mengemban amanat rakyat semuanya bersatu dan berjuang untuk kepentingan orang banyak.
Untuk sebutan wakil rakyat jangan dijadikan sebagai selogan saja tetapi mesti menjadi pegangngan teguh agar tidak mengalami degradasi makna setelah duduk di lembaga legislatif.

“Sampai kapan pun hubungan dengan rakyat harus diperkuat tanpa pernah membangun tembok birokrasi yang seolah-olah tidak tersentuh”, tandas Nova Iriansyah.
Hadir dalam prosesi pelantikan itu dua tokoh wanita Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mantan Walikota Banda Aceh, dan akan dilantik sebagai Anggota DPR-RI serta Darwati A Gani juga akan dilantik menjadi anggota DPRA pada 30 September 2019.






