Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

AHY Pertanyakan Pertentangan Ideologi yang Dimaksud Moeldoko

121
×

AHY Pertanyakan Pertentangan Ideologi yang Dimaksud Moeldoko

Sebarkan artikel ini
IMG 20210330 WA0076

AHY menuturkan PD mengusung ideologi Pancasila dan menjunjung tinggi kebhinekaan atau pluralisme.

” Prinsip itu telah final, harga mati, dan tidak bisa ditawar- tawar lagi,” tegas AHY.

Ia menyebutkan jika yang dimaksud Moeldoko adalah radikalisme, justru partainya dengan asas nasionalis- relijius dan tegas menolak tumbuh kembang ideologi radikal di Indonesia.

“Jadi tak ada ruang bagi ideologi radikal baik kiri maupun kanan di tubuh Demokrat,” tegasnya.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah, sosok implementasi Pancasila dan kebhinekaan PD

Demokrat tegas AHY merupakan yang konsisten dan lantang menolak ekploitasi politik identitas, termasuk upaya-upaya membenturkan Pancasila dan agama tertentu.

Pembenturan itu katanya hanya akan memecah belah bangsa.

AHY lantas mencontohkan implementasi Pancasila dan kebhinekaan di partainya. Di antaranya lewat sosok Gubernur Papua Lukas Enembe dan Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Nah keduanya merupakan kader Demokrat,” ujarnya.

Pada saatnya, ujar AHY, kader-kader utama Demokrat dari beragam identitas bisa menjelaskan kepada publik bahwa isu pertentangan ideologis yang disebut Moeldoko itu fitnah, hoaks, dan tuduhan yang keji.

AHY menegaskan, Moeldoko harus bertanggung jawab atas pernyataannya itu.

“Karena pernyataan KSP Moeldoko ini menyakiti perasaan para penggagas dan pendiri, serta seluruh kader dan konstituen Partai Demokrat di mana pun berada,” katanya.

Kemudian AHY menanyakan ideologi yang dianut Moeldoko.

“Apakah ideologi yang sifatnya memecah belah, melalui fitnah keji, yang tidak bertanggung jawab? Tolong dijawab,” ujar AHY.

Girl in a jacket