Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Pledoi untuk Muchsin Kamal, Dari pengamat Terorisme Indonesia Al Chaidar

19
×

Pledoi untuk Muchsin Kamal, Dari pengamat Terorisme Indonesia Al Chaidar

Sebarkan artikel ini
IMG 20210405 WA0009

Salah seorang rekannya, Agam Fitriadi, juga sependapat, bahkan menyebutkan bahwa untuk jualan air-soft- gun memang murni bisnis tidak ada kaitan apapun dengan terorisme, apalagi via online, cuma saja kadarullah pembelinya melakukan aksi yg menyalahgunakan fungsi dari air soft gun itu sendiri dan tentu juga keliru dari sisi agama. Andre Marlan Sahputra, temannya yang lain, yakin bahwa sebagai penjual air-soft-gun terbesar di Indonesia, penjualan Muchsin sekitar puluhan unit dalam satu hari.

Tentu pembeli datang dari berbagai kalangan masyarakat. Tgk. Mukhtar, teman Muchsin yang lain, juga mengibaratkan bisnis Muchsin Kamal seperti penjual golok (parang cikok), ternyata goloknya dipakai untuk begal oleh pembeli, tentu saja aksi tersebut tak terkait dengan penjualnya.

Muchsin bahkan pernah membentuk Muqawamah Media (www.muqawamah.com) pada 2014 untuk meng-counter syubhat dan propaganda ISIS di Indonesia.

Media inilah yang sangat vokal membantah seluruh propaganda ISIS saat banyak pihak terpengaruh dengan ISIS di awal deklarasi mereka.

Secara ideologi Muchsin sangat anti ISIS dan anti ideologi Takfiri. Muchsin adalah seorang yang berguna bagi banyak orang. Dia sedang membuka lahan 10 hektar kebun alpukat di Beureunuen dan mempekerjakan mantan kombatan etno-nasionalis yang sedang dalam status sebagai pengangguran banyak acara.

Kini bahkan Muchsin Kamal sedang dalam proses menggarap puluhan hektar tahap selanjutnya kebun alpukat di Sare, Aceh Besar.

Peristiwa pelatihan teroris di Bukit Jalin, Jantho, Aceh Besar, terjadi pada tahun 2010, jauh hari sebelum lahirnya ISIS tahun 2013 adalah masa lalunya yang buram.

Girl in a jacket