Sekda Aceh juga meminta kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh agar dapat melakukan pembinaan kepada seluruh kepala sekolah dan guru di wilayah kerjanya masing-masing, agar arahan mewujudkan program BEREH dapat diterapkan secepatnya.
“Kepala Sekolah bisa meminta kepada guru dan murid untuk membersihkan sekolah mereka. Sekolah ini merupakan tempat kita mengabdi dan beribadah jadi marilah kita menjaganya,” pinta Sekda Aceh.
Sebelum kembali, dia berpesan kepada seluruh dewan guru dan kepala sekolah, agar dalam membangun ruangan kepala sekolah tidak boleh lebih bagus dari ruang dewan guru, begitu juga ruangan dewan guru tidak boleh lebih bagus dari ruang siswa.
“Jangan dibalik, ini sekarang banyak yang membaliknya. Adanya fasilitas sekolah ini semua karena adanya murid, guru dan kurikulum. Jika tidak maka semua ini tidak mungkin ada. Barang yang diberikan oleh pemerintah ini tolong dijaga dan dirawat semua,” ungkapnya.
Selanjutnya, Sekda Aceh, dr Taqwallah, M.Kes dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri HD, MPA melanjutkan peninjauan sejumlah sekolah di Kabupaten Aceh Barat. Kepala Dinas Pendidikan Aceh pada kunjungannya di SMAN 1 Meulaboh, SMAN 2 Meulaboh, SMKN 1 Meulaboh, SMKN 2 Meulaboh, SMKN 3 Meulaboh dan SMAN 1 Meureubo, menyampaikan sejumlah saran dan arahan agar program BEREH dalam sukses terlaksana dengan baik.
Pada sebagian sekolah, Kadisdik Aceh masih menemukan beberapa fasilitas belajar yang sudah mulai rusak dan tidak terawat. Sehingga membuat pemandangan kurang indah dipandang mata.






