Ia menilai, PWI dan semua anggota yang tersebar di seluruh Aceh, telah mengawal proses demokrasi dan pelaksanaan pembangunan serta tak henti mengedukasi publik Aceh.
Sebagai organisasi profesi wartawan tertua, lanjut Marwan, PWI telah menyertai rakyat sejak masa awal kemerdekaan. Artinya, hingga saat ini, PWI telah 74 tahun mengisi ruang edukasi publik dengan segala dinamikanya.
“Kehadiran rekan-rekan wartawan bukan hanya menghadirkan berita hangat untuk menemani kopi pagi seperti tradisi di masa lalu. Namun jejak langkah mereka dalam kancah perjuangan bangsa, terbukti solid dan nyata,” ujarnya.
Oleh sebab itum Marwan meyakini, di tengah banyaknya informasi dan kemudahan setiap orang memproduksi berita dan informasi, PWI akan berdiri di garda terdepan untuk menjaga setiap berita yang dipublikasi dengan fakta dan informasi sahih, yang sampai ke para pembaca, pemirsa dan pendengarnya.
“Semoga PWI senantiasa bersedia menjadi mitra strategis Pemerintah Aceh, dan semua perusahaan pers tempat para anggota PWI bernaung akan terus berkembang secara baik dan mampu menjawab tantangan pelik di era disrupsi sekarang ini,” pungkasnya. []







