Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

Dugaan Pungli di Bukit Lamreh Disorot, SAPA Minta Aparat Turun Tangan

17
×

Dugaan Pungli di Bukit Lamreh Disorot, SAPA Minta Aparat Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260617 225424

Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA, Fauzan Adami. Foto: Istimewa

Banda Aceh, Acehinspirasi.com l Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan aparat penegak hukum segera mengusut dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengunjung di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang mengaku diminta membayar biaya masuk sebesar Rp10 ribu per orang tanpa disertai tiket resmi. Akibatnya, dua orang dalam satu kendaraan harus membayar Rp20 ribu untuk memasuki kawasan wisata tersebut.

“Kami menerima laporan bahwa setiap pengunjung diminta membayar Rp10 ribu per orang tanpa tiket resmi. Praktik seperti ini tidak boleh dianggap biasa karena selain memberatkan masyarakat, juga menimbulkan dugaan adanya pungutan yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas,” kata Fauzan, Rabu (17/6/2026).

Menurut Fauzan, jika memang terdapat biaya masuk ke objek wisata tersebut, maka harus ada aturan resmi yang mengatur besaran tarif, mekanisme pembayaran, serta transparansi pengelolaannya.

Karena itu, SAPA meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar segera menetapkan regulasi terkait tarif masuk objek wisata agar terdapat standar biaya yang seragam, wajar, dan terjangkau bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Jika memang ada biaya masuk, harus diatur secara resmi dan transparan. Jangan sampai masyarakat maupun wisatawan dirugikan oleh pungutan yang tidak jelas,” tegasnya.

Fauzan menilai praktik pungutan tanpa dasar hukum yang jelas dapat merusak citra pariwisata Aceh dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengunjung. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada minat wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata unggulan di Aceh Besar.

Girl in a jacket