Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., yang akrab disapa Dek Fadh, mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam kunjungan kerja ke Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (23/10/2026). Foto: Humas Aceh
Pidie, Acehinspirasi.com l Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., yang akrab disapa Dek Fadh, mendampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam kunjungan kerja ke Gampong Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat (23/10/2026).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Ketua DPRA, Kapolda Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kabinda Aceh, Kepala BNN Aceh, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.
Setibanya di lokasi, Kapolri bersama rombongan dan didampingi Wagub Aceh meninjau dua unit rumah toko (ruko) yang dijadikan laboratorium sabu-sabu ilegal atau clandestine laboratory oleh pihak asing. Peninjauan itu dilakukan sebelum rombongan mengikuti agenda utama kunjungan kerja.
Apresiasi Pengungkapan Laboratorium Sabu Ilegal
Dalam kesempatan tersebut, Dek Fadh menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polda Aceh, atas keberhasilan mengungkap laboratorium sabu ilegal yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan generasi muda Aceh.
Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut merupakan langkah penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.






