Adapun penguasaan kompetensi di bidang lomba nantinya, bisa menjadi bekal dalam bidang jasa yang produktif dan bernilai ekonomi. Latihan dan olah seni dapat menumbuhkan kreativitas dan ekspresi yang kuat bagi peserta didik.
“Dengan olah seni kelulusan dan harmonisasi antara wacana dan fakta diasah menjadi satu kreativitas yang memperkuat kecakapan dan peserta didik dalam kepekaan kepedulian dan toleransi,” ujar Alhudri.
Allhudri berharap, melalui kegiatan ini dapat tercapainya kreativitas peserta didik dalam bidang lomba budaya dan berkembangnya sikap kompetitif dalam diri peserta didik serta terasa kepekaan peserta didik dalam menghargai seni dan karya orang lain.
Karena dengan berkembangnya bakat dan minat khususnya di bidang lomba budaya dan potensi peserta didik dikenal di dunia usaha dan industri khususnya ekonomi kreatif serta komunitas di bidang seni.
Alhudri juga mengucapkan selamat kepada para pemenang yang nantinya insya Allah akan mewakili nama provinsi Aceh di tingkat nasional, serta bagi yang belum mendapatkan juara jangan berkecil hati karena semuanya merupakan peserta terbaik yang telah mewakili daerah masing-masing.
“Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih setingginya kepada dewan juri baik dari kalangan akademisi, praktisi dan profesional agar nantinya dapat menilai secara objektif, sehingga yang terpilih nantinya betul-betul yang layak dan pantas,” tutup Alhudri.
FLS2N tahun 2022 ini melombalan berbagai bidang seni, diantaranya menyanyi solo, sitar solo, film pendek (fiksi dan dokumenter), monolog, tari tradisional, musik tradisi daerah, dan berbagai lomba seni lainnya. Sementara peserta berasal adalah para siswa SMK dari berbagai daerah di Aceh.[]







