Bukan hanya mengecek kelengkapan alat dan kesiapan petugas, kami juga memastikan bahwa semua alat seperti thermo scanner dan bilik isolasi bekerja dengan baik. Kami menunggu hingga kedatangan penumpang dari Kuala Lumpur untuk memastikan beroperasinya dengan baik semua alat tersebut. Hasilnya kami rasa bandara SIM sudah siap untuk menghadapi kemungkinan terburuk dalam menghadapi masuknya virus corona ini, ujar Dr Taqwaddin.
Saat ini, sudah tercatat 8 orang yang datang dari Cina. Semua mereka adalah warga Aceh yang sedang menimba ilmu di Cina sebagai mahasiswa diberbagai universitas. Diantara 8 orang tersebut belum ada yang datang dari Wuhan, yang merupakan lokasi awal munculnya virus ini. Semua Mahasiswa/i yang baru tiba dari Cina ini dinyatakan sehat dan tidak terindikasi terkena virus tersebut.
Kita doakan, semoga penyebaran virus ini tidak meluas dan kondisi kembali membaik seperti biasanya. Pungkas, Dr Taqwaddin, Kepala Ombudsman RI Aceh.(R)





