Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Banda Aceh, Cut Azharida, Pejabat di Kementerian Dalam Negeri meminta instansi terkait terus membangun inisiatif terhadap kepentingan anak baik dalam kebijakan, program dan kegiatan.
“Jangan berpuas diri dulu atas penghargaan ini, masih banyak yang harus kita lakukan. Selain harus memiliki inisiatif dan program, saya berharap Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk membangun kemitraan dengan lembaga non pemerintah di bidang pemenuhan hak anak terutama perlindungan khusus anak,” Ujarnya lagi.
Semenytara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Banda Aceh, Cut Azharida mengatakan Banda Aceh merupakan satu-satu daerah dari 23 kabupaten/kota di provinsi Aceh yang mendapat penghargaan KLA dari Kemen PPPA.
“Kota Banda Aceh satu-satunya daerah di Aceh yang mendapat penghargaan kategori Nindya dari Kemen PPPA tahun 2022. Semoga menjadi semangat dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dibidang perlindungan Anak,” kata Cut Azharida.
Ia juga mengatakan Pemerintah kota Banda Aceh pada tahun ini mendapat penghargaan setingkat lebih tinggi dari tahun lalu.
“Tahun ini Pemerintah Kota Banda Aceh mendapat penghargaan kategori Madya tahun lalu kita mendapat kategori Nindya,” katanya.[]







