Desi Anara menyebutkan, Ajang pameran foodstreet digelar selama 28 hari, dimana moment ini dapat digunakan oleh para pelaku usaha kuliner untuk memasarkan produknya di taman Ulee Lheue Park.
Tak hanya itu, Desi Anara menambahkan moment HUT RI pada tanggal 17 Agustus mendatang, Taman Ulee Lheue Park juga menyelenggarakan berbagai macam kegiatan dalam rangka memeriahkan dan meramaikan hari paling bersejarah HUT Kemerdekaan NKRI dan kegiatan ini kata Desi Anara juga akan menyedot pengunjung yang begitu banyak.
Sementara itu pada kesempatan yang sama Staf Ahli Walikota Banda Aceh Iskandar menyampaikan dihadapan para peserta seleksi pelaku usaha kuliner dan UMKM, bahwa kawasan wisata Ulee Lheue sangat indah dan nyaman tinggal saja bagaimana memanfaatkannya untuk menarik para pengunjung untuk bisa datang dan berbelanja serta menikmati kuliner.
Apa lagi tambahnya, Gampong Ulee Lheue terpilih masuk dalam nominasi 50 Desa yang akan dilakukan penjurian desa wisata serta menyambut kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Uno, tanggal 3-4 Agustus mendatang.
“Ini kan kesempatan yang paling baik untuk mempromosikan dan memasarkan produk dan kuliner, sebab akan moment tersebut akan banyak pengunjung yang datang”.sebut Iskandar
Iskandar juga mengatakan, Banda Aceh tidak ada lahan pertanian dan perkebunan, tidak ada pabrik dan perusahaan-perusahaan besar lainnya, maka tidak ada jalan lain selain melakukan inovasi dan kreasi untuk menjadikan kota Banda Aceh sebagai kota wisata yang akan banyak dikunjungi oleh orang baik tamu domestik maupun dari luar negeri dengan begitu secara otomatis perputaran ekonomi akan meningkat dan pelaku usaha pun akan lebih sejahtera.Tutupnya. []








