Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

El Amin Pertanyakan Realisasi CSR PT. Kencana Hijau Lestari Serta Pembuangan Limbah

184
×

El Amin Pertanyakan Realisasi CSR PT. Kencana Hijau Lestari Serta Pembuangan Limbah

Sebarkan artikel ini
IMG 20220815 WA0033

Sedangkan PT. Kencana sudah beroperasi semenjak tahun 2017 lalu.

Mengenai Pendapatan asli daerah (PAD) yang di setor ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) kami dari anggota DPRK,belum tahu seberapa besar PAD yang di dapatkan dari PT. Kencana,itu akan kami surat nantinya pihak terkait,agar pendapatan daerah kita dari getah Pinus terdata di kita.

Sedangkan pembuangan limbah dari pabrik tidak pernah di saksikan oleh pihak dari dinas lingkungan hidup,tentang pembuangan dan saat mengangkut limbah selama ini dari keterangan mereka kepada kami ,dan menjadi pertanyaan semua pihak, ujar El Amin.

Sementara Bemben Suhartono Menerjer Operasional PT. Kencana menjawab semua pertanyaan sejumlah anggota DPRK,katanya” memang betul harga di kota Medan lebih tinggi Rp 14.000, sedangkan do kabupaten Gayo Lues hanya 13.000 saja.

Untuk wilayah Sumatera mereka telah melakukan kontrak harga dengan negara lain secara importir.

Sedangkan kita menjual prodak dan harga telah di tentukan oleh pabrik,maka itulah kita terapkan pembelian dari 14 pihak konsesi yang ada di Gayo Lues.

Untuk pembuangan limbah, ungkap Bemben, limbah padat kita jual ke Pekalongan Jawa barat untuk bahan baku batik dan limbah cair kita olah di sini dengan alat pengolahan limbah hingga ramah lingkungan.

CSR juga bisa kita cek bersama nantinya dan ada juga tersalur kemasyarakat yang notabene pengsil getah Pinus,” ujarnya ((Daud)

Girl in a jacket