Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

‘Forum Puan Aceh Bergerak’ Hadir untuk Solusi Kasus Perempuan dan Anak

177
×

‘Forum Puan Aceh Bergerak’ Hadir untuk Solusi Kasus Perempuan dan Anak

Sebarkan artikel ini
IMG 20220904 133924

Berikut berbagai isu yang mengemuka melalui pertemuan sekitar dua jam yang dirangkum Tim Media PWI Aceh.

Menurut Kartini Ibrahim, silaturahmi yang dilakukan Pengurus FPAB ke berbagai pihak termasuk ke PWI Aceh menjadi satu keniscayaan yang menjadi salah satu program organisasi untuk membangun kemitraan.

“Sebagai organisasi yang baru terbentuk, kami memerlukan banyak dukungan dari berbagai pihak. Kami perlu diskusikan banyak hal terkait program pemberdayaan perempuan, pendampingan dan edukasi kasus yang dihadapi anak dan perempuan, bahkan berbagai peluang untuk pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Kartini yang juga anggota Komisi VI DPR Aceh.

Menurut data yang dihimpun FPAB, baik berdasarkan laporan jejaring di lapangan maupun yang tesriar di media massa, angka kasus kejahatan yang menimpa anak maupun perempuan semakin tinggi, termasuk di Aceh.

Dia berharap kepada semua pihak agar ada gerakan bersama untuk mendorong pemerintah dan aparat hukum agar semakin serius menindaklanjuti setiap kasus yang terjadi.

“Kita jangan hanya menjadi pencatat kasus dan membiarkan tanpa tindak lanjut,” tandas Kartini dibenarkan rekannya, Cut Asmaul Husna, aktivis yang dikenal galak memperjuangkan penanganan kasus perempuan dan anak.

Diakui oleh Kartini, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak masih tinggi di Aceh, tapi partisipasi perempuan untuk untuk menyuarakan penanganan kasus termasuk ke lingkaran pemerintahan, aparat hukum maupun politik masih rendah.

“Inilah salah satu tugas FPAB. Harus ada kesamaan gerak dan suara yang sama,” kata Kartini, anggota DPRA dari Partai Gerindra.

Girl in a jacket