“Karena seorang Sekda harus mampu mengarahkan dan mengendalikan seluruh kadis-kadis di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh,” jelasnya.
Apalagi, ia melihat akhir-akhir ini, antara Pj Walikota dan Sekda juga sudah kurang harmonis, sehingga Sekda juga tidak lagi bekerja dengan maksimal hingga terkesan kurang peduli atas tugas dan fungsinya.
Oleh karenanya, ia berharap agar Pj Walikota dapat bekerja maksimal hingga roda pemerintahan juga dapat berjalan dengan baik dan berbagai pembangunan bisa kembali berjalan lancar, maka sarannya, kepada Pj Walikota untuk mengevaluasi Sekda dan seluruh kepala SKPD.
Untuk itu, ia menyarankan Pj Walikota agar dapat mencari bawahan yang memiliki loyalitas dan kemampuan yang lebih untuk menghindari terjadinya ketimpangan ketimpangan dalam melaksanakan berbagai program pembangunan Kota Banda Aceh kedepannya lebih baik.
Selaku ketua Komisi 1 yang membidangi pemerintahan, Ramza mensinyalir, seluruh pejabat di lingkungan pemko Banda Aceh merupakan warisan pemerintahan sebelumnya untuk kepentingan politis. “Kita lihat mereka ini tidak serius bekerja sesuai tupoksinya masing-masing, jangan-jangan ingin memperlihatkan agar terkesan Pj. Walikota tidak mampu memimpin Kota Banda Aceh dan berharap segera diganti kembali”, tuturnya
“Saya harap Pj. jangan berlama-lama lagi mempertahankan bawahannya yang tidak loyal, karena anggaran untuk tahun 2023 sebentar lagi akan disahkan. Saya berharap untuk tahun 2023 ini ada perubahan dan terobosan-terobosan baru yang dilakukan oleh Pj. Walikota, demi mengejar berbagai ketertinggalan baik pembangunan infrastruktur, maupun dibidang pemberdayaan ekonomi yang banyak tertinggal akibat dilanda covid dan tersangkut hutang lagi di tahun ini. Jadibanyak sekali yang harus dibenahi di pusat ibukota Provinsi ini agar sejajar dengan pusat-pusat ibukota provinsi lainnya”, urainya.







