Scroll untuk baca artikel
Ads
Aceh

UMKM Tanguh Bank Aceh Modifikasi Produk untuk Penuhi Selera Pasar

107
×

UMKM Tanguh Bank Aceh Modifikasi Produk untuk Penuhi Selera Pasar

Sebarkan artikel ini
IMG 20221206 144943

“Banyak juga pejabat daerah yang memesan untuk dijadikan oleh-oleh saat berangkat ke Jakarta. Di Aceh, yang memesan juga banyak,” kata Dona.

Dona tidak sendiri. Dia menyeleksi sejumlah orang untuk dipekerjakan membuat motif Kerawang Gayo. Seiring meningkatnya jumlah pesanan, Dona pun mengajukan pembiayaan ke Bank Aceh.

Setelah mengajukan permohonan dan memenuhi persyaratan, akhirnya ia memperoleh pembiayaan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menegah) Bank Aceh.

Modal ini digunakan Dona untuk membeli mesin bordir dan kebutuhan lain penunjang usaha tersebut.

Dengan bantuan modal ini, Dona berkesempatan untuk mengembangkan produknya.

Tidak sekadar membuat baju perempuan, klien Dona pun merambah para pria yang berminat menggunakan baju Kerawang Gayo dengan motif kekinian.

Ada juga beberapa produk perlengkapan pakaian lain. Semuanya dengan ciri khas Kerawang Gayo.

Nasabah menjual produk kain baju motif Kerawang Gayo di dalam dan luar daerah. Untuk mendukung produksinya, Dona menambah areal produksi dan pamer. Dia juga menambah stok kain, benang, manik-manik, dan perlengkapan lain untuk memenuhi permintaan pelanggan.

“Saya menggandeng kawan-kawan perajin Kerawang Gayo lain untuk memenuhi permintaan. Kami berbagi rezeki,” ucap Dona.

Membuat Kerawang Gayo membutuhkan ketelitian yang tinggi. Karena itu, Dona tidak memaksakan produksi.

Dengan bantuan lima pekerja, Dona dapat membuat 15 pakaian dengan motif yang sederhana. Sementara bordiran satu baju penuh, diperlukan waktu sekitar satu hari.
Setiap pekerja, kata Dona, harus memastikan pola pakaian tidak berubah ukuran.

Girl in a jacket