“Dengan adanya silaturrahmi ini, kita berharap hubungan antara Ombudsman dan Imigrasi akan lebih bagus, demi peningkatan kualitas pelayanan publik” harap Taqwaddin.
“Selanjutnya penting kami sampaikan juga bahwa, pelayanan harus lebih ditingkatkan demi pelayanan yang lebih prima. Dengan hadirnya Pak Zoel sebagai pimpinan baru di Imigrasi Banda Aceh, kami harap pula adanya ide untuk paradigma baru pelayanan publik prima, yang berbasis IT dengan mengadopsi revolusi 4.0.” Hal ini penting dilakukan demi mewujudkan kepuasan warga masyarakat terhadap pelayanan Keimigrasian di Kota Banda Aceh. Hemat saya, Kantor Imigrasi Klas I Banda Aceh, sudah layak sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Tutup Dr Taqwaddin, Kepala Ombudsman RI Aceh.(*)





