Mewakili Pj Gubernur Aceh, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, dalam sambutannya mengharapkan lembaga keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh mampu mengatasi permasalahan ekonomi di Aceh.
Koordinasi dan kerja sama antar lembaga keuangan dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi isu dan permasalahan ekonomi.
Untuk itu, Pemerintah Aceh siap memfasilitasi kerja sama dimaksud, karena dukungan seluruh lembaga keuangan akan sangat membantu kebangkitan ekonomi Aceh.
“Peningkatan kedisiplinan dan etos kerja menjadi hal penting dalam menjalankan tugas di Aceh, sebab hanya dengan unsur inilah kita akan lebih mudah mengatasi berbagai tantangan pembangunan yang kita hadapi, mulai dari masalah pertumbuhan ekonomi, investasi, dan berbagai tantangan ekonomi, sosial dan lainnya,” Kata Mawardi.
Sementara itu, Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, dalam sambutannya sangat mendukung upaya OJK dalam membangun perekonomian Aceh yang lebih prospektif kedepan, terlebih melalui Qanun LKS, Aceh sudah memilih sistem keuangan syariah sebagai dasar kebijakan pengembangannya. Oleh karena itu, Wali Nanggroe berharap agar smua lembaga keuangan yang ada di Aceh baik bank dan non bank dapat lebih bersinergi dalam membangun perekonomian daerah, mengingat Aceh masih butuh peran dan dukungan yang kuat dari lembaga-lembaga keuangan khususnya dalam mendorong peran UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan sehingga mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan.







