Saat ini, kata Sudirman, proses pemilihan pasangan telah mendekati final. Dia pun tak mempermasalahkan beda pandangan beberapa kader partai di internal Koalisi Perubahan.
“Partai-partai sejak awal telah bersepakat memberikan mandat kepada capres pilihannya. Karena itu tidak mungkin ada yang bisa memaksakan harus dengan nama tertentu, atau apriori menolak nama tertentu. Kami syukuri, kesepakatan ini menjadi jalan keluar yang dapat menghindari kebuntuan,” ujarnya.
Sudirman juga menegaskan tak ada pihak yang memaksakan kehedak di Koalisi Perubahan terkait sosok cawapres yang akan mendampingi Anies.
“Tidak ada satupun pihak yang memaksakan. Semua mendapat kesempatan mengusulkan nama. Partai Nasdem mengusulkan beberapa nama, PKS mengusulkan beberapa figur baik kader maupun non kader. Begitupun Partai Demokrat menyodorkan sejumlah tokoh, baik internal maupun eksternal Partai. Saat ini proses memilah dan memilih sudah selesai. Tinggal tunggu hari baik bagi Pak Anies untuk memutuskan dan mengumumkan,” katanya.
Sumber: CNN Indonesia






