“Bahkan saya menjadi salah satu asessor di Polri. Artinya, semakin kompeten dalam bekerja, memiliki integritas dan ketrampilan teknis yang mumpuni dalam bidangnya. Maka, peluang menduduki karir tersebut dapat di raih,” imbuhnya.
Untuk diketahui, pada tahun 2022 lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengesahkan Perkap Nomor 1 tahun 2022 tentang Pengarusutamaan Gender di Lingkungan Polri. Tahun lalu sudah ada tiga polwan berpangkat Irjen dan dua Brigjen. Selain itu, banyak juga polwan yang menduduki jabatan strategis baik itu sebagai Kasatker, operasional, dan high risk.







