Selanjutnya jelas Jailani, karena pasca pandemi covid-19 ini, kadang sistem yang dibangun oleh pihak bank menyatakan tidak boleh berkerumunan/ramai ramai sehingga muncul yang namanya pemberian kuasa dari siswa/wali murid kepada pihak sekolah agar dapat mengambil dana tersebut hingga nantinya secara kolektif dapat membagikannya kepada wali murid/siswa pada sekolah – sekolah yang ada sehingga tidak terjadinya kerumunan di bank.
“Mudah -mudahan dalam waktu yang mungkin tidak begitu lama, atau dalam minggu ini dana beasiswa PIP itu sudah bisa terselesaikan,” harapnya
Jailani Yusti, juga berharap pencairan dana bea siswa dimaksud bukan hanya khusus di SDN 58 saja, tetapi pencairannya juga dapat terealisasi keseluruh sekolah yang ada di Kota Banda Aceh.
Terakhir, melalui pesan singkat yang dikirim lewat Whatshapp, media ini Selasa, (6/10/2020), Jailani menyebutkan karena adanya pergantian kepala sekolah di SDN 58 tersebut maka harus diganti spesmen secepatnya agar proses pencairan dana beasiswa tersebut segera terealisasi.(dra/pri)







