Acara tersebut juga diwarnai oleh doa bersama yang dipimpin oleh Tgk. Yusnaidi Ilyas, dengan ratusan jamaah yang ikut serta dalam doa untuk para korban.

Diakhir Peringati Tsunami Aceh dan Tausiah oleh Tgk. Suryadi MA (penyuluh Agama Islam Non PNS kutabaro) Doa Bersama oleh Tgk. Yusnaidi Ilyas ( penyuluh Agama Islan Non PNS Mesjid Raya ) dan Shalat Dhuha Berjamaah, foto bersama, Selasa (26/12/2023) di Mesjid Syuhada Neuheun, Aceh Besar. (Foto: Istimewa)*
Suasana khidmat terasa saat seluruh jamaah mengangkat tangan dalam doa, memohonkan rahmat dan ampunan bagi para korban yang telah menjadi syuhada.
Selain itu, para jamaah juga mengikuti shalat dhuha berjamaah sebelum doa bersama, sebagai wujud rasa syukur dan memperbanyak amalan kebaikan dalam memperingati Tsunami serta menyambut tahun baru Islam.
Shalat dhuha menjadi momen untuk menyatukan hati dalam memohon keberkahan dan rahmat, serta sebagai ungkapan syukur atas nikmat keselamatan dan kehidupan yang diberikan oleh Allah SWT.
Peringatan tsunami Aceh yang dipenuhi dengan kegiatan tausiah, doa bersama, dan shalat dhuha berjamaah ini diharapkan dapat mempererat tali ukhuwah di antara masyarakat, serta memperkuat keimanan dan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan hidup.
Semangat gotong-royong dan kepedulian terhadap sesama juga ditekankan sebagai bagian dari hikmah yang dapat dipetik dari peringatan musibah tsunami yang tragis ini.
Peringatan 19 tahun tsunami Aceh menjadi momen yang penuh makna bagi masyarakat Aceh, khususnya masyarakat Gampong Neuheun di mana kesatuan, ketabahan, dan harapan terus menjadi pendorong dalam membangun masa depan yang lebih baik.






