Scroll untuk baca artikel
Girl in a jacket
Aceh

Perkuat Ketahanan Pangan, Aceh Besar Rintis Kerjasama Dengan Hanoi

74
×

Perkuat Ketahanan Pangan, Aceh Besar Rintis Kerjasama Dengan Hanoi

Sebarkan artikel ini

Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM bersama Asisten II M.Ali S.Sos dan para OPD menghadiri Zoom Meeting dengan topic Pilot Project Smart Farming Padi di Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (31/01/2024). (Foto: MC Aceh Besar)

Kota Jantho, Acehinspirasi com l Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan daerah, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto S.STP, MM mengikuti zoom meeting pilot project smart farming padi di Aceh Besar dengan Kedubes Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi (Vietnam), di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (31/1/2024).

Dalam zoom meeting itu, Pj Bupati Aceh Besar menyampaikan terima kasih kepada KBRI Hanoi yang telah menfasilitasi rencana hubungan kerjasama ini, terkhusus di sektor pertanian, karena menurutnya lahan pertanian di Aceh Besar terkenal sangat luas.

“Kabupaten Aceh Besar memiliki luas wilayah terbesar kedua di Aceh setelah Kabupaten Aceh Utara, jadi selain sektor pertanian, Aceh Besar juga memiliki potensi di sektor lain seperti perkebunan, pariwisata, kelautan dan perikanan,” ujarnya.

“Saya pikir rencana kerjasama ini sangat penting untuk memperbaiki pasokan pangan serta ketahanan pangan. Kita tahu bahwa akhir-akhir ini kita memiliki terlalu banyak faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan di setiap negara seperti perubahan iklim, rantai pasok dan sumber daya,” tambah Iswanto.

Vietnam adalah saah satu podusen beras terbesar di Asia Tenggara bahkan Benua Asia. Tahun 2023 lalu produksi beras Vietnam mencapai 43 juta ton dan hanya 7,8 juta yang dieksport. Sementara produksi beras seluruh negara Asean mencaai 170 juta ton tahun 2023.