“Baik itu dengan cara mengikutsertakan keanggotaan dalam berbagai pelatihan, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” ungkapnya. Menjelaskan status wartawan kompeten di PWI Aceh Jaya ini, untuk jenjang muda ada lima orang.
“Sedangkan untuk jenjang madya, sebanyak empat orang,” kata Hendra, dan ke depannya, juga berharap dukungan PWI Aceh mengikutsertakan anggota untuk mengikuti UKW bagi yang belum mengikuti uji kompetensi wartawan.
Selain itu, Hendra mengatakan, wartawan merupakan bagian dalam mengawal setiap program pemerintah. Dia pun berharap segala bentuk program-program inovasi besar, menjadi harapan untuk dapat terus dilanjutkan.
“Apalagi dalam agenda perdana dilaksanakan malam ini.” Malam anugerah ini direncanakan akan digelar rutin setiap tiga tahun sekali, dan ini sebagai apresiasi dan bentuk sinergis dalam mendukung program Pemerintah Aceh Jaya, imbuh Hendra.
Tempat sama, Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, mengatakan pengurus PWI Aceh Jaya terdiri para anak muda ini, semuanya sangat semangat, dan kreatif.
“Kami sangat memberikan apresiasi kepada PWI Aceh Jaya, khsususnya di malam anugerah digelar ini. Dan ini menjadi satu contoh bagi PWI kabupaten lainnya,” harap Nasir Nurdin.
Sementara itu, Kapolres Aceh Jaya menambahkan, cerita rawan penculikan anak sempat menjadi hal merisaukan, namun dengan sigap, para awak media di Aceh Jaya ini dapat meluruskan pesan berantai dinilai membuat resah masyarakat tersebut.
Karena itu, berharap awak media di Aceh Jaya terus profesional dalam menjalankan tugas junalisnya. “Atas nama pribadi, saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional,” ucap Andy Sumarta.







