Selain itu, juga untuk terus meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena hal ini merupakan rezeki bagi mereka.
“Mari kita saling terus memperkuat dan membantu semaksimal mungkin untuk kemajuan organisasi.
Bila pun ada kendala atau masalah saat bertugas, segera koordinasi kepada Pak Kadis, Pak Asisten, Pak Sekda, maupun langsung kepada Pj Bupati. Jangan sampaikan aspirasi atau minta bantuan pihak lain di luar organisasi kita.
Untuk itu, saya minta para guru teruslah berkarya dan bersemangat untuk kemajuan dunia pendidikan,” harap Iswanto.
Pj Bupati Aceh Besar melanjutkan, proses perpanjangan Guru PPPK maupun guru kontrak sangat ditentukan oleh regulasi yang ada ataupun kemampuan finansial daerah.
Oleh sebab itu, para guru tetap diharapkan bekerja dengan baik, disiplin, dan maksimal, karena anak didik sangat membutuhkan kontribusi mereka.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, ungkap Pj Bupati Aceh Besar, menyampaikan apresiasi dan selamat bekerja kepada para guru PPPK dan guru kontrak yang menerima SK tersebut.
Diharapkan mereka dapat menunaikan amanah ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, sebab tidak semua orang mendapatkan kesempatan tersebut.
Ribuan orang berjuang untuk mendapatkan kesempatan tersebut, namun Alhamdulillah para guru PPPK dan guru kontrak ini mendapatkan kesempatan menerima amanah mulia ini sebagai Abdi Negara dengan perjanjian kerja.
Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto didampingi Sekdakab Sulaimi dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar Bahrul Jamil secara simbolis menyerahkan SK perpanjangan guru PPPK dan guru kontra, yang diterima oleh perwakilan guru kontrak, masing-masing Ainuna Fasha MPd (SMPN 1 Kuta Baro), Bahagia MPd (SMPN 3 Al-Fauzul Kabir), dan Rahmat (SDN Cot Meuraja).







