Ia berharap dengan selesainya kegiatan ini para peserta akan banyak memiliki semua materi pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan dari narasumber maupun pelatih dan hendaknya dapat diimplementasikan dalam mendukung tugas – tugas kedepan sesuai dengan peran dan profesi masing – masing.
Ianya meyakini dengan selesainya kegiatan pelatihan Bela Negara ini para peserta telah memiliki semangat nasionalisme dan patriotisme yang lebih baik terhadap negara dan bangsa Indonesia yang kita cintai ini.
Sebelumnya kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banda Aceh Drs T Samsuar, MSi, didampingi Kabid Bina Ideologi wawasan kebangsaan dan pembinaan karakter bangsa, Zulkifli, SH, mengatakan selama lima hari mengikuti pelatihan bela negara para peserta telah mendapatkan berbagai materi yang telah diberikan, diantaranya latihan baris berbaris, materi ketertiban dan keamanan umum, dan pelajaran nilai kearifan lokal.
Selain itu juga diberikan materi tentang kewaspadaan dini, etika berorganisasi, manajemen konflik, moderasi antar umat beragama, penetapan nilai syariat islam, materi ketahanan ekonomi, sosial dan budaya, mitigasi bencana, empat pilar kebangsaan, wawasan nusantara, penguatan nilai pancasila, materi bela negara dan menuju Indonesia emas 2045.
“Pelatihan bela negara ini merupakan amanah konstitusi negara yang mana setiap warga negara wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara sesuai dengan Undang-undang Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang bertujuan penguatan karakter anak bangsa yang berakhlak mulia dan cinta tanah air,” tuturnya.






