Ini adalah pencapaian yang patut kita banggakan bersama, karena tahfizh Al-Quran tidak hanya melibatkan proses intelektual, tetapi juga mendalaminya dalam spiritualitas yang menghubungkan kita dengan Sang Pencipta,” kata Mellani.
Lebih lanjut, Mellani berharap para santri yang diwisuda hari ini dapat menjadi pembawa obor Al-Quran dalam masyarakat, serta menjadi teladan bagi masyarakat dalam berakhlak mulia.
“Amalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, dan sebarkan nilai-nilainya kepada orang lain.
Demi tercapainya kemajuan Aceh dan Indonesia yang lebih baik, teruslah tingkatkan semangat belajar, jaga nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas, serta terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Saya yakin, dengan keberhasilan dan semangat yang Ananda semua miliki, masa depan yang gemilang bagi negeri ini akan menjadi kenyataan.
Tunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang penuh dengan kedamaian, kasih sayang, dan rahmat.”
Pada kesempatan itu, Mellani juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pengurus Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam membimbing para santri. []







