Latar Belakang SMSI Aceh
Pengurus pertama SMSI Aceh dipegang Muklis Azhar (Goaceh.com). Kemudian dalam satu rapat sesama anggota SMSI disepakati dipilih Aryos Nevara (dialeksis.com) sebagai ketua.
Namun, belum enam bulan kepengurusan Aryos, berganti lagi dan dipegang oleh Hendro Saky (popularitas.com). Ekses paska kongres SMSI Pusat dan tidak terpilihnya Teguh Santosa sebagai Ketua Umum, membuat Hendro Saky mundur dari Ketua SMSI Aceh.
Hendro Saky bergabung dengan JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) sebagai ketua di Aceh bersama Akhiruddin yang menjabat sekretaris. Jabatan ketua umum nasional dipegang oleh Teguh Santosa.
Selanjutnya, mandat SMSI Aceh diberikan kepada Tarmilin Usman (Ketua PWI Aceh), hingga kemudian Tarmilin diberi tangggungjawab sebagai pengurus di SMSI Pusat. Selanjutnya SMSI Pusat mempercayakan SMSI Acah kepada Aldin NL.
SMSI saat ini merupakan lembaga atau asosiasi perusahaan media online (siber) yang memiliki anggota sekitar 1.350 media dari 34 provinsi di tanah air. SMSI sudah menjadi konstituen Dewan Pers bersama AMSI yang berafiliasi ke AJI. Sementara SMSI sendiri boleh dibilang underbownya PWI, lantaran didirikan oleh tokoh dan pengurus PWI secara nasional. (**)







