Scroll untuk baca artikel
iklan
Aceh

Pelajar Aceh Kembali Raih Medali di Kancah Internasional, Siapakah Mereka?

276
×

Pelajar Aceh Kembali Raih Medali di Kancah Internasional, Siapakah Mereka?

Sebarkan artikel ini

“Kita berharap inovasi dari peneliti muda ini dapat terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena produk yang dihasilkan ini sudah mendapat pengakuan dari dunia,” pintanya.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifli, M.Pd menjelaskan InIIC 2020, diselenggarakan oleh MMNF publisher bekerja sama dengan University of Malaya dan ASAP. Dikarenakan dalam masa pandemi Covid 19, maka kompetisi InIIC tahun ini dilaksanakan secara daring.

“Sangat membanggakan bagi Aceh, khususnya SMAN 1 Simpang Kiri dapat mengikuti dan menjuarai kompetisi paper tingkat Internasional ini melalui seleksi yang dilakukan oleh ISS (Indonesia Scientific Society) pada program Seleksi Tim Riset Indonesia (LEKTRIN),” jelasnya.

Lanjutnya, tiga tim peneliti Aceh, tersebut masing-masing adalah Dwinta Nurul Fadillah Bintang dengan judul KEBAFERAN (Kepok Banana Flour Indonesian) as an Alternative Solution to Treat Banana Peel Waste into Aromatic Flour in the Making of Donuts in the Covid-19 Pandemic.

Lalu, Siti Asiah, dan Nabila Gajah, dengan judul Organoleptic Test on Protected Packaging Milk Calcium of Waste Raced Chicken Egg dan Wahdana Apriyani.

Kemudian Dita Ariyani, dengan judul penelitian optimisation of the Extract Utilization of Betle Leaves (Pipet Betle), Kalang and Gambir (Uncaria Rubiaceae) in the Making of Washing Soap based on Natural and Enviromentally Friendly Washing Oil.

“Pada kompetisi ini, mereka diminta membuat poster penelitian, paper penelitian dan video presentasi berdurasi 5 menit. Keseluruhan projek penelitian ini menggunakan bahasa Inggris baik dari pembuatan video hingga paper dan poster,” ungkapnya.

Girl in a jacket