Kemudian, pada menit ke-85, kartu merah kedua dikeluarkan Eko Agus Sugiharto untuk pemain Sulteng. Kali ini, Moh Akbar yang mendapat kartu merah. Sontak, keputusan Eko Agus Sugiharto langsung menuai protes.
Terakhir, Eko Agus Sugiharto mengganjar Muhammad Rizki kartu merah. Keputusan ini diambil usai Rizki memukul Eko Agus Sugiharto hingga terkapar di lapangan. Eko Agus Sugiharto pun sempat mendapat perawatan.
Waktu tambahan yang begitu panjang,
selain memberi kartu merah kepada 3 pemain Sulteng, Eko Agus Sugiharto mengeluarkan keputusan kontroversial lain dengan memberi waktu tambahan begitu panjang di babak kedua, masa injury time itu berlangsung selama 13 menit lamanya.
Keputusan ini diambil kala kedudukan Sulteng tengah unggul dan bisa terus dijaga hingga akhir waktu normal laga, Sulteng kala itu unggul 1-0 berkat gol Wahyu Alman Poru pada menit ke-25.
Tidak Memberi Kartu kepada Pemain Aceh saat Lakukan Pelanggaran, Keputusan kontroversial wasit Eko Agus Sugiharto di laga Aceh vs Sulteng di perempatfinal sepak bola putra PON XXI Aceh-Sumut 2024 adalah tidak memberi kartu kepada pemain Aceh, padahal pelanggaran jelas dilakukan.
Memberi Aceh 2 Hadiah Penalti
Lalu, wasit Eko Agus Sugiharto juga memberi 2 kali hadiah penalti kepada tim sepak bola Aceh, dua penalti itu diberikan pada masa injury tim babak kedua.
Pertama, penalti diberikan pada menit ke-90+7. Keputusan ini jadi sorotan besar karena sejatinya tekel yang dilakukan pemain Sulteng terlihat bersih di kotak penalti, eetapi pemain Aceh pun gagal mengekeskusi penalti ini.






