“Insyaallah, dengan kolaborasi aktif bersama berbagai pemangku kepentingan, Aceh akan menjadi lebih baik,” ujar Safrizal.
Safrizal juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Dekranasda, PAUD, dan Forikan selama ini, yang telah aktif bergerak ke berbagai kabupaten/kota untuk mendukung pencapaian target-target pemerintah.
Sementara itu, dalam sambutannya, Safriati menyampaikan bahwa Dekranasda, PAUD, dan Forikan masih perlu terus meningkatkan kinerja di masa mendatang. Salah satu perhatian utama, menurut Safriati, adalah minimnya partisipasi Dekranasda kabupaten/kota dalam berbagai acara nasional.
“Selama ini, partisipasi Dekranasda kabupaten/kota di Aceh pada event-event nasional masih sangat minim,” kata Safriati. Ia mengajak seluruh kabupaten/kota untuk lebih aktif agar organisasi tersebut dapat berkembang dan maju.
Safriati juga mendorong Dekranasda kabupaten/kota untuk melibatkan para perajin lokal dalam acara-acara nasional, karena hal ini dianggap penting untuk membuka wawasan serta menciptakan peluang bagi para perajin.
“Para perajin belum banyak berpartisipasi secara langsung di event-event nasional, padahal itu adalah forum yang sangat penting bagi perkembangan mereka,” tambah Safriati.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan langkah-langkah strategis yang diambil Safriati bersama tim dapat membawa perubahan positif bagi Aceh, terutama dalam bidang kerajinan, pendidikan anak usia dini, dan kesehatan gizi masyarakat. ***






